Siwaji Raja : Jangan Terpecah Belah, Mari Kita Bersatu

Deepavali 5120 Kaliyuga 2018

Ketua PHDI Sumut S Aiwaji Raja saat memberikan Ponade kepada Walikota Medan

BUSER-MEDAN | Perayaan Deepavali 5120 Kaliyuga 2018 yang diadakan gedung Selecta Jalan Listrik, Medan Baru,  Minggu (25/11/2018) malam, berlangsung meriah.

Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru Kota Medan  khususnya masyarakat yang beragama Hindu hadir untuk menyaksikan kemeriahan perayaan Deepavali yang setiap tahunnya digelar oleh Pemerintah Kota Medan melalui bagian keagamaan bekerja sama dengan umat Hindu se-Kota Medan.

Berbagai kesenian khas India seperti tarian tradisional dan musik India serta tarian multi etnis dipertunjukkan guna menghibur para pengunjung yang hadir.

Tarian multi etnis memeriahkan perayaan Deepavali 5120 Kaliyuga 2018.

Dengan mengusung tema “dengan semangat Deepavali 5120 Kaliyuga, mari kita satukan perbedaan untuk menuju Medan Kota Madani dan religius” ini diharapkan dapat semakin mempersatukan seluruh masyarakat Kota Medan.
Perayaan Deepavali ini dihadiri langsung oleh Walikota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin S. M.Si. Kehadiran orang nomor satu di Kota Medan ini disambut dengan tarian khas India.
Selain itu, Walikota juga menerima ponade yang disematkan langsung oleh Ketua PHDI Sumut S Siwaji Raja ST sebagai bentuk penghormatan.
Dalam sambutannya, Walikota Medan, Drs H.T.Dzulmi Eldin S.M.Si mengatakan, perayaan Deepavali sebagai festifal perayaan cahaya meruoakan perayaan yang disambut meriah oleh seluruh penganut agama Hindu di dunia.

Walikota Medan H.T Dzulmi Eldin didampingi Ketua PHDI Sumut S Siwaji Raja.

“Kemeriahan perayaan Deepavali yang diadakan malam ini menunjukkan tingginya tingkat toleransi antar umat beragama di negara kita, khususnya di Kota Medan. Kita boleh berpolitik, berbeda pandangan, tapi tidak konteks dalam bermusuhan,” kata Walikota.
Lebih lanjut Walikota menjelaskan dalam masyarakat Kota Medan yang multikultur dan majemuk, perlu suasana kehidupan yang saling menghargai, sama-sama memiliki kesetaraan hukum maupun dalam pemerintahan.
Perbedaan budaya, kebiasaan dan adat istiadat haruslah dipandang sebagai potensi kekuatan bangsa yang diikat menjadi kekuatan nyata persatuan bangsa. Selain itu pula, secara sosiologis, masyarakat multikultur dan majemuk memerlukan pengakuan dan penghargaan secara lintas suku maupun budaya.
“Betapa pun kecilnya suatu etnis, mereka tetap mengharapkan pengakuan dan penghargaan sebagai entitas sosial dan sebagai warga bangsa, atas dasar itulah perayaan Deepavali ini diadakan sebagai bentuk penghargaan dan pengakuan masyarakat Kota Medan akan keberadaan umat Hindu di Kota Medan, semoga kondisi seperti ini akan terus terjaga di Kota Medan.” harap Walikota.

Ketua PHDI Sumut S Siwaji Raja saat memberikan kata sambutan.

Sementara itu, Ketua PHDI Sumut, S Siwaji Raja ST mengatakan perayaan Deepavali merupakan bentuk kemenangan Dharma (kebaikan) melawan kejahatan, oleh sebab itu Deepavali disimbolkan dengan pesta cahaya.
“Perayaan Deepavali tahun ini diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi diantara kita, jangan terpecah belah, mulai hari ini mari kita bersatu untuk mewujudkan Kota Medan yang harmonis dan religus.” harap S Siwaji Raja.
Tampak hadir dalam peringatan Deepavali ini, Wakil Ketua DPRD Medan, H Iswandi Nanda Ramli SE, Ketua FKUB Kota Medan yang diwakili M. Kalidasen, Pembimas Hindu, Antoni Kuil Sembiring, S. Ag., M.Si, Perwakilan Dandim 0201/ BS, Perwakilan Kapolrestabes Medan, Ketua MUI Kota Medan, Ketua Walubi Kota Medan, Kabag Agama Pemko Medan dan seluruh Kepala SKPD se-Kota Medan. (rul)
author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Siwaji Raja : Jangan Terpecah Belah, Mari Kita Bersatu"