Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Sadis!! Leher Br Sitorus & Anaknya Putus Ditebas

12/10/17, 03:07 WIB Last Updated 2020-10-16T09:47:51Z



BUSER-NEWS.COM-JAMBI | Tiga otak pelaku pembunuh D Br Sitorus dan anaknya berhasil ditangkap dari persembunyi di Kota Medan.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Jambi, tiga pelaku pembunuhan sadis tersebut pun dipaparkan kepada wartawan. Para tersangkanya masing-masing berinisial WL (24), AL (18), dan PG (19).

Mereka ditangkap oleh tim gabungan petugas Ditreskrimum Polda Jambi dan Polres Tebo. Sementara para korban yang tewas dibantai masing-masing bernama Dona Br Sitorus (32) dan anaknya, Niconius (4) dan Ita Susanti (44).

Wakapolda Jambi, Kombes Pol Ahmad Haydar mengatakan, tersangka AL dan PG ditangkap di tempat persembunyiannya di gubuk area kebun sawit, Dusun Tebing Tinggi Uloh, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo.

Sedangkan otak pelakunya yang merupakan seorang perempuan, WL, ditangkap di Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Menurutnya, motif pembunuhan ini karena masalah uang. Korban, Dona melakoni bisnis rentenir yang dijalankan pelaku WL. Awalnya, korban memberikan uang Rp 30 juta untuk dijalankan oleh WL.

Awalnya, kerja sama yang dilakoni keduanya berjalan lancar, "Pertama berjalan lancar. Untung Rp 6 juta. Korban diberi Rp 400 ribu,” jelasnya.

Kemudian tersangka WL kembali menawarkan kepada korban, namun ditolak karena perjanjian pada bisnis awal tidak sesuai. Sebulan kemudian, korban memberi uang Rp 28 juta untuk dijalankan. Namun, oleh pelaku hanya dijalankan Rp 15 juta. Sisanya sebesar Rp 13 juta dikantongi pelaku untuk kebutuhan pribadinya.

“Uang inilah yang ditagih korban. Tetapi uang sudah habis dan pelaku berniat menghabisi korban,” ungkap Wakapolda seperti dilansir jpnn.

Modus pembunuhan yang dilakukan WL dan komplotannya, pelaku memancing korban untuk datang ke rumahnya karena akan membayar sisa uang Rp 13 juta. Korban diajak untuk bertemu di Simpang Kambing, areal perkebunan sawit Afdeling I PT TPIL Desa Kandang, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo.

Korban Dona menyanggupinya. Dari rumah, ia naik sepeda motor bersama anaknya Niconius dan membonceng tetangganya, Ita Susanti. Karena kurang tahu alamat yang diberikan pelaku, maka korban banyak bertanya dengan warga setempat.

Akhirnya alamat pelaku ditemukan. Namun, belum terucap satu patah kata pun, leher Dona sudah ditebas dan ditarik menggunakan egrek sawit sepanjang 3 meter oleh pelaku AL hingga putus.

Korban pun langsung tersungkur dan terjatuh dari kendaraannya. Lalu jasadnya dibuang ke jurang. Karena korban Ita berada di lokasi, ia pun menjadi korban.

Ita dipukul pelaku PG hingga tersungkur menggunakan ganggang egrek sepanjang 3 meter. Melihat Ita belum meninggal dunia, pelaku AL kembali menikamkan egrek ke arah dada dan perutnya, hingga tewas bersimbah darah.

“Si anak ini (Niconius, red) kenal dengan pelaku, mereka sering main. Anaknya bicara tante tante tante, sama dia (AL) dipukul juga,” imbuhnya.

Korban Niconius sampai muntah darah dipukul tersangka AL. Namun Niconius masih sempat memanggil orangtuanya. 

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Benedictus Anies Purnawan menyebutkan, hasil pemeriksaan pelaku sudah empat kali tersangka WL berencana menghabisi korban.

Namun yang kelima niat jahat itu dilaksanakan dengan membayar dua remaja dengan bayaran masing-masing Rp 200 ribu. “Sebenarnya dijanjikan Rp1 juta. Tapi baru dibayar Rp 400 ribu untuk dua pelaku,” kata Kombes Benedictus.

Jasad korban sendiri ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Kepala korban Dona dalam keadaan terpisah. Jasad anak dan ibunya ditemukan berjarak 100 meter dari lokasi pembantaian itu. (sumber: jpnn.com/jambiekspress)

Komentar

Tampilkan

  • Sadis!! Leher Br Sitorus & Anaknya Putus Ditebas
  • 0

Terkini