Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Lomba Menulis Mitos/Legenda Cerita Rakyat Sumut Masuki Tahap Penjurian

9/03/19, 02:24 WIB Last Updated 2020-10-28T18:00:25Z

GLOBALMEDAN.COM - MEDAN, Lomba menulis mitos/legenda cerita rakyat Sumut yang digagas Forum Sastrawan Deliserdang (Fosad) bersama Disbudpar Sumut ternyata mendapat sambutan luar biasa. Sampai batas waktu penutupan pengiriman naskah pada 20 Agustus 2019, lebih dari seratus naskah peserta telah dikumpulkan dan dikurasi panitia untuk diserahkan kepada Dewan Juri.

Menurut sekretaris Fosad, Sugeng Satya Dharma, lomba menulis mitos/legenda cerita rakyat Sumatera Utara ini diikuti oleh para penulis yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Para penulis itu terdiri dari berbagai profesi seperti guru, dosen, mahasiswa, pelajar, wartawan dan bahkan sastrawan, tambahnya.

Ditambahkannya, saat ini panitia sedang melakukan kurasi, pemilahan dan penelitian terhadap semua naskah yang masuk. Baik menyangkut persyaratan lomba yang sudah ditentukan maupun menyangkut keaslian karya. Naskah-naskah yang lolos persyaratan dan memenuhi kriteria lomba akan langsung diserahkan pada dewan juri untuk dinilai, ujarnya lagi.

Sugeng menyebut, terjadinya pergantian kepala dinas kebudayaan dan pariwisata Sumut dari Ir. Wan Hidayati ke dr. Novida Telaumbanua memang sempat menimbulkan ke simpangsiuran atas nasib lomba ini. Tak sedikit pihak yang mempertanyakan dan meragukan keberlanjutan lomba ini. Bahkan, entah berdasarkan apa, ada pihak yang menganggap lomba ini adalah penipuan, katanya.  

Namun demikian, seperti kata ketua Fosad, Mihar Harahap, apapun yang terjadi Fosad tetap pada komitmennya untuk melanjutkan lomba yang para pemenang direncanakan akan diumumkan pada bulan Oktober 2019 mendatang.

Sampai sekarang Fosad terus menjalin komunikasi dengan pihak Disbudpar Sumut terkait lomba ini. Hingga hari ini belum ada pernyataan apapun dari Disbudpar Sumut terkait pembatalan secara sepihak menyangkut komitmen lomba yang sudah disepakati dengan Fosad selaku pelaksana teknis lomba. Fosad juga terus berkomunikasi dengan Wan Hidayati selaku Kadisbudpar Sumut saat komitmen lomba ini disetujui, ujar Mihar.

Sampai sekarang, tambah Sugeng, Fosad tetap berpegang pada komitmen yang sudah dibangun dengan pihak Disbudpar. Jadi, sekalipun kepala Disbudpar Sumut diganti, tidak otomatis lomba yang sudah berjalan dihentikan atau batal.

Kita sudah sampaikan hal itu ke pihak Disbudpar Sumut. Dan pihak Disbudpar sampai hari ini belum ada mengeluarkan pernyataan apapun terkait pembatalan lomba, katanya.

Ditambahkan Sugeng, hingga hari ini proses dari tahapan lomba terus berlangsung. Panitia terus bekerja agar lomba berjalan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. Kita berharap pejabat Kadisbudpar Sumut yang baru tidak mengingkari komitmen yang sudah dibangun dengan Fosad terkait lomba ini, ujarnya. (nasib)
Komentar

Tampilkan

  • Lomba Menulis Mitos/Legenda Cerita Rakyat Sumut Masuki Tahap Penjurian
  • 0

Terkini