Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

BNPB: Tahap 3, di Bangun 892 Rumah Untuk Korban Bencana Sinabung Senilai Rp 161,7 Miliar

10/19/19, 16:41 WIB Last Updated 2020-10-28T17:58:51Z

GLOBALMEDAN.COM-KARO, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera bangun 892 unit rumah untuk Tahap III,  kepada para korban erupsi Gunung Sinabung, di Siosar, Tiga Panah, Kabupaten Karo. Ditandai dengan peletakan batu pertama dan penandatanganan prasasti langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia Doni Monardo didampingi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, Jumat (18/10).


Rencananya, pembangunan Tahap III ini akan dihuni oleh warga korban erupsi Gunung Sinabung yang direlokasi dari 3 desa dan 1 dusun. Yakni Desa Sigarang-Garang, Desa Sukanalu, Desa Mardingding dan Dusun Lau Kawar. Dengan target lamanya pembangunan 892 unit rumah ini bisa siap diakhir Desember 2019. Sedangkan sejumlah infrastruktur pendukungnya ditargetkan pembangunannya selesai pada tahun 2020.

Gubsu Edy Rahmayadi kepada masyarakat mengharapkan agar menjaga lingkungan dan tidak merusak hutan. Karena dengan menjaganya maka ekosistem di Siosar bisa terjaga dan lestari. Jika dirusak dan dijarah, maka hutan bisa rusak dan pada akhirnya akan mengakibatkan bencana yang merugikan masyarakat itu sendiri, tegasnya. "Pesan saya agar masyarakat tidak merusak lingkungan. Mari jaga lingkungan ini dengan bersama-sama. Kalau tidak dijaga, maka bencana yang nantinya datang akan sulit kita tangani," terang Edy Rahmayadi.

Disampaikan juga, Siosar merupakan tempat yang indah. Jika dikelola dengan baik akan dapat menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi wisatawan. Hal tersebut akan menambah pendapatan bagi masyarakat di kawasan Siosar, selain pertanian.“Untuk itu, mari sama-sama kita jaga dan lestarikan, sehingga jadi tempat yang indah,”  harap Gubsu.

Setelah itu, rombongan Gubsu bersama Kepala BNPB Doni Monardo diajak untuk melakukan penanaman kopi di kawasan tersebut. Diacara itu juga, BNPB telah menyerahkan alat pengupas kulit kopi kepada masyarakat di 12 Desa. Di antaranya Desa Mardingding, Desa Laukawar, Desa Kutagugung, Desa Pintu Besi, Desa Sigarang Garang, Desa Kuta Tengah, Desa Jeraya, Desa Sukamalu, Desa Simacem, Desa Suka Meriah, dan Desa Bekerah.


Kepala BNPB Doni Monardo menyebutkan bahwa Pemerintah telah menggalokasikan dana sekitar Rp. 734,8 Miliar untuk relokasi masyarakat yang terkena erupsi Gunung Sinabung dan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap III ini,  Pemerintah telah mengalokasikan dana senilai Rp 161,7 Miliar. Lanjut Doni bahwa kedatangannya Siosar adalah untuk memastikan pembangunan rumah untuk korban erupsi Gunung Sinabung ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan perencanaan Pihaknya. "Saya ke mari memastikan apakah pembangunannya sudah berjalan dengan baik dan apa yang perlu mendapat perhatian lagi dari Pemerintah Pusat," ungkap Doni.

Doni juga menyampaikan, bencana tidak dapat diprediksi. Untuk itu perlu dilakukan pencegahan risiko bencana dalam hal ini, mitigasi, pencegahan, dan kesiapsiagaan. Untuk bencana gunung api, yang bisa dilakukan sebagai pencegahan adalah melakukan vegetasi atau menjaga kelestarian alam di sekitar kawasan gunung.


Sementara itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengucapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan kerja Kepala BNPB Doni Monardo dan Gubsu Edy Rahmayadi. Saya berharap agar kunjungan serupa akan terus berlanjut ke depan, kata Terkelin.


Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Wakil Bupati Karo Cory Sebayang, Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Doddy Usodo HGS, Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis, Kepala Dinsos Sumut Rajali, Kabiro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Hendra Dermawan Siregar, unsur Fokopimda setempat dan ratusan  masyarakat.        (Edi Sukarno)



Komentar

Tampilkan

  • BNPB: Tahap 3, di Bangun 892 Rumah Untuk Korban Bencana Sinabung Senilai Rp 161,7 Miliar
  • 0

Terkini