Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Gubsu: Mari Kita Bersahabat dengan Alam

10/24/19, 12:53 WIB Last Updated 2020-10-28T17:58:33Z


GLOBALMEDAN.COM-SERDANGBEDAGAI, Banyak peristiwa bencana terjadi karena ulah manusia sendiri. Kita tanpa berpikir panjang secara tidak langsung telah ikut andil dalam merusak alam, demi keuntungan pribadi. Jika alam telah murka, maka kerugian yang ditimbulkan justru lebih banyak. Bahkan, bisa-bisa menelan korban jiwa. Untuk itu, Marilah kita bersahabat dengan alam.

Demikian yang dikatakan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi saat menjadi pembina Apel Kesiapsiagaan Bencana dalam rangkaian Jambore Daerah Kesiapsiagaan Bencana Daerah Provinsi Sumut 2019, di Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (23/10) kemarin.

Ada tiga pesan utama yang disampaikan Gubsu untuk para peserta Jambore. Pertama, sesama manusia harus saling mengingatkan untuk menjaga alam. Kedua, jambore kesiapsiagaan ini adalah konsolidasi untuk bersama-sama memperkecil kerugian baik personel maupun material apabila musibah terjadi. Dan yang ketiga menumbuhkan sikap sukarela, ikhlas, niat baik, jujur dan berani adalah sikap yang harus dimiliki oleh para relawan bencana.

Selanjutnya, Edy pun bercerita tentang ragam peristiwa bencana yang pernah Ia alami. Beberapa diantaranya Tsunami di Pangandaran (Jawa Barat), Bantul (Yogyakarta), dan Aceh. "Semua kebingungan. Apalagi kejadian di Aceh, itu saya sudah ikuti latihan, bagaimana lagi dengan yang tidak ikut latihan. Untuk itu, ikuti jambore ini dengan serius, Ayo kita berlatih agar tidak canggung dalam hal penangganan terhadap bencana alam," tutur Edy.

Dirinya pun mengaku ingin kembali dan menyempatkan diri untuk bergabung, berkemah dengan para peserta. Sekaligus, berdoa bersama untuk keselamatan dan keamanan Sumut. Apel diakhiri dengan acara ramah tamah dan foto bersama, para peserta mengantre untuk berfoto dengan Gubernur Sumut.


Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumut didampingi Kepala BPBD Provinsi Sumut, Riadil Akhir Lubis menyerahkan piagam penghargaan kepada 17 kepala daerah kabupaten/kota atas partisipasi dalam upaya pengurangan resiko bencana melalui program desa tangguh bencana. Kemudian, diserahkan pula piagam penghargaan lagu jambore nasional oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana melalui Deputi Bidang Pencegahan kepada didampingi Kepala BPBD Provinsi Sumut, Riadil Akhir Lubis.

Adapun ketujuh belas kabupaten/kota yakni Deli Serdang, Padang Lawas, Tapanuli Selatan, Serdang Bedagai, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Dairi, Tanjung Balai, Langkat, Karo, Batubara, Medan, Humbang Hasundutan, Padangsidimpuan, Tapanuli Tengah, dan Asahan.

Sebelumnya, Kepala BPBD Provinsi Sumut, Riadil Akhir Lubis menyebutkan, Jambore Daerah Provinsi Sumut Tahun 2019 dilaksanakan pada tanggal 22 hingga 25 Oktober 2015. Diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai kabupaten/kota, jambore mengangkat tema "Membangun Kebersamaan dan Kerelawanan Menuju Sumatera Utara yang Aman, Sejahtera dan Bermartabat.

" Mari kita belajar dari Jepang, meski negara itu mempunyai kecanggihan teknologinya, tak bisa berbuat apa-apa, jika alam marah. Untuk itu, marilah kita rawat alam kita dan langkah antisipasi adalah kita lakukan pelatihan untuk siaga bencana. Sehingga, ketika terjadi bencana terjadi, kita telah punya persiapan matang," katanya.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Daerah atau yang mewakili dari 33 kabupaten/kota se Sumut, OPD Pemprov Sumut, Kepala BMKG Sumut, Edison Kurniawan, Kepala pelaksana BPBD kabupaten/kota se Sumut, mewakili BNPB pusat.  (Edi Sukarno)

Komentar

Tampilkan

  • Gubsu: Mari Kita Bersahabat dengan Alam
  • 0

Terkini