Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Tak Beri Rokok, Kepala Mahasiswa Koyak Dipukuli Pengamen

6/02/21, 12:38 WIB Last Updated 2021-06-02T05:38:58Z



BUSERSUMUT.COM, MEDAN - Hanya karena tak diberi rokok, sekelompok anak muda ngamen yang mangkal di Pasar Horas tersulut emosi. Selain mengucapkan kata kotor, seorang mahasiswa, Ahmad Jaid Lafa (23) malah dikeroyok sampai berdarah-darah.

            

Korban Ahmad Jaid Lafa yang ditemui, Selasa (1/6/2021) sekira jam siang sekira jam 09.44 WIB mengatakan, kejadian itu berawal saat korban bersama temannya, Aadzit Bayu nongkrong di salah satu warung kopi sekitar Pasar Horas, Jalan Merdeka Kota Siantar, Senin (31/5/2021) siang sekira jam 13.30 WIB.


Jelang beberapa saat, ada anak punk menghampiri mereka sambil ngamen. Setelah itu, anak punk minta uang. Karena tak diberi, anak punk minta rokok. Namun, karena rokok juga sudah habis, terjadi pertengkaran. Bahkan, anak punk itu mengeluarkan kata-kata yang tak pantas didengar.

            

“Begitu dia cakap kotor, ku bilang lah beli rokok abang kalau mau merokok. Habis itu marah dia sambil mukul, ya ku ajak lah 1 lawan 1. Tapi kawannya malah ngeroyok dari arah belakang,” jelas korban.

            

Saat dikeroyok itu, korban sempat melihat ada anak punk mengeluarkan senjata tajam dari dalam celana. Kemudian, ada memegang tali pinggang berkepala besi yang diayunkan ke kepala korban yang akhirnya berdarah. Sedangkan teman korban juga terkena sabetan pisau.  

            

Dijelaskan, saat kejadian itu, warga memang ada berupaya menghalau hingga kelompok anak punk meninggalkan korban dan temannya. Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan ke Polsek Siantar Barat.


“Kami sudah melapor dan kasusnya sudah ditangani. Bahkan polisi masih terus melakukan upaya penyelidikan dengan menyisir lokasi-lokasi di Pasar Horas,” ujar korban yang memperlihatkan jahitan di bagian kepala.

            

Kapolsek Siantar Barat Iptu Ringgas Lubis yang dikonfirmasi melalui Kepala Pos Polisi (Kapospol) Pasar Horas, Aiptu Risdyanto membenarkan pihaknya menerima laporan pengaduan korban. Sekaligus mencari keberadaan anak punk (pelaku).

            

“Masih kita intai, dan menyisir lokasi rawan. Kita minta juga agar anggota Trantib PD PHJ Pasar Horas menertibkan pengamen karena sejauh ini sudah cukup meresahkan,” katanya singkat melalui telepon seluler, Selasa (1/6) siang sekira jam 10.00 WIB. (rel)


Komentar

Tampilkan

  • Tak Beri Rokok, Kepala Mahasiswa Koyak Dipukuli Pengamen
  • 0

Terkini